Ini Rahasia Agar ASI Melimpah

Bagi seorang ibu baru, yang dipikirkan pasca melahirkan adalah tentang sumber makanan bagi bayinya. Bener banget, masalah ASI memang seringkali bikin baper para ibu selepas melahirkan. Begitu pula dengan saya, yang sempat terkena baby blues syndrome dan galau akibat ASI yang tak kunjung keluar. Setelah melahirkan itu rasanya drama banget. Selain efek hormon, ketakutan dan kekhawatiran membuat drama kehidupan semakin seru. Sedikit cerita tentang perjuangan memberi ASI untuk si kecil alfan.

Baca juga :Apakah saya terkena Baby Blues Syndrome ?

27 DESEMBER 2016 pukul 01.50 WIB. Alhamdulillah suara tangisan itu terdengar dengan sangat nyaring. Yeayy.. itu tandanya anakku sudah lahir. Rasa syukur tak henti terucap karena saya diberi kesempatan dan kemampuan untuk melewati proses kelahiran secara normal. Jika ditanya sakit apa tidak ? jawaban yang paling tepat adalah Alhamdulillah saya berhasil melewatinya. Karena menurutku ini bukan akhir dari segalanya. Ini adalah awal menjadi ibu, dan pasti masih banyak yang harus saya lewati dalam mendidik dan membesarkan anak nantinya.

Senyum cerminan kebahagiaan mengiringi tangisan si kecil. Dan saat itu juga saya diberikan kesempatan untuk melakukan IMD (inisiasi menyusui dini). Harapannya supaya ASI dapat segera keluar. Setelah kurang lebih setengah jam melakukan IMD sambil merasakan sakit karean proses jahit miss V, saya dianjurkan untuk istirahat untuk mengembalikan tenaga.

Pukul 05.00 WIB perut terasa perih, karena lapar. Hahaha…. Dalam otak saya hanya makanan saja, karena badan sudah lelah dan perlu sesuatu untuk disantap. Setelah dimandikan perawat, akhirnya saya makan dengan lahap. Pukul 07.00 WIB saya mulai belajar menyusui. Dengan bimbingan dari dokter spesialis anak dan perawat, saya belajar tentang peletakan dan cara menyusui yang benar. Setelah Payudara dicek, ternyata ASI BELUM KELUAR. Lalu Bagaimana untuk memperlancar ASI? Bagaimana agar ASI bisa banjir dan melimpah ?

 Ini cara agar ASI melimpah.

Rahasia menyusui saya adalah ABT ( ASI Booster Tea ). Apa itu ABT ?

ABT adalah ASI booster yang berbentuk minuman teh herbal. Aroma dan rasanya seperti ramuan herbal. ABT ini dapat memperlancar ASI hingga 900% selama 24 jam. Saya sudah membuktikannya. Sejak minum ASI Booster teh produksi ASI meningkat. Biasanya hasil perah dari 1 payudara hanya 30-40ml. setelah mengkonsumsi ABT ini selama sehari saja hasil perahan ASI meningkat menjadi 90-100ml untuk 1 payudara. Dan berkat ABT juga si kecil alfan sehat karena tercukupi ASInya. Kini berat badannya sudah mencapai 5kg padahal usianya masih 40 hari.

ASI booster Tea (walaupun tanpa kandungan daun teh) adalah sebuah suplemen penambah ASI yang terbuat dari bahan alami (herbal) dengan komposisi Fenugreek seed, fenugreek powder, FENNEL SEEDS,Fennel powder, ANISE, cinnam venum, alpinia powder, dan habbatussauda.

Adapun manfaat dari bahan-bahan ABT bisa dilihat disini :

 

ABT ini menjadi booster ASI favorit saya karena sangat aman. Aman karena bukan dari bahan kimia, dan aman pula untuk kantong bunda, karena harganya murah. Kenapa saya bilang murah ? karena ABT bisa bekerja secara maksimal dengan hasil yang memuaskan.  Kini tak ada lagi keraguan atau kekhawatiran akan tidak cukupnya ASI, karena sudah dijawab dengan ABT. Cara mengkonsumsi ABT sangat mudah. Layaknya minum teh pada umumnya, cara membuat ABT sama persis dengan membuat teh. rebus 2-3 gelas air sampai mendidih, kemudian masukkan 2 sendok makan ABT kedalam air mendidih tersebut. rebus dengan api kecil sampai warnanya pekat. Kemudian saring dan siap diminum utuk 2 sampai 3 kali minum dalam sehari. ABT juga dapat dikonsumsi dengan menambahkan sedikit pemanis seperti gula, madu atau creamer. Untuk hasil yang maksimal, ibu perlu mengimbangi dengan makanan bergizi dan rutin memerah ASI.

Jadi gimana ibu-ibu ? masih mau galau karena ASI sedikit atau ASI gak keluar ? dari pada si kecil minum sufor, mending segera pake booster ABT aja, ASI melimpah anak jadi sehat dan ibu pun bahagia.

#asiboostertea  #BanjirBeneranMak

 

You may also like

8 Comments

  1. Waktu lahiran 1st Fi juga ga langsung keluar, Mba. 3 hari baru keluar. Jaman dulu th 2006 mah belum ada beginian ya. Kalau ada 1st Fi mgkn ga kena billurubin tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *