Teman sebangku saat SMP yang kini sudah sukses

Teman sebangku saat SMP yang kini sudah sukses

Ketika ditanya siapa teman sebangku yang paling spesial dan yang paling saya ingat, jawabnya adalah teman sebangku sewaktu SMP. Agnes Mery Okita namanya, dia adalah teman sebangku saat SMP dan merupakan teman yang baik. Dahulu kami memiliki satu genk yang terdiri dari 4 orang yaitu Ema, fitri, Agnes, dan saya.

Ceritanya kali ini saya sedang mengingat dan memutar balik kenangan saat sekolah SMP. Masa bahagia, penuh canda tawa dengan segala kenakalan remaja saat SMP memang kadang menggelitik untuk diingat kembali. SMP merupakan masa dimana saya sedang tumbuh remaja dan  saat itu juga saya memulai segala macam prestasi akademik di sekolah. Karena sistem di sekolah saya dahulu saat kelas 7 dan kelas 9 teman sekelasnya adalah sama, jadi saya merasa bisa sangat akrab dengan teman sekelas saat SMP, khususnya saya and the genk. Selain persaingan di bidang akademi, saya dan genk saya selalu berkompetisi yang positif, kami suka sekali belajar kelompok. Selain itu dalam hal non akademi kami juga selalu unggul, seperti ketika mendapat tugas sebagai petugas upacara. Dan masih banyak hal lainnya yang sering kita lakukan bersama.

Kali ini saya akan bercerita tentang teman saya Agnes. Sosoknya yang lembut dan sedikit pendiam, rupanya cocok dengan pribadi saya. Meski kami berbeda keyakinan agama, tetapi kami bisa berteman dengan sangat baik.

Darinya aku belajar bagaimana cara menghargai

Perbedaan yang ada diantara saya dan agnes menjadikan kami semakin dekat. Darinya saya memahami dan belajar bagaimana menghargai perbedaan ini. Karena kita sama – sama merasa bahwa agama adalah hal yang sensitif, kita memutuskan untuk tidak terlalu ikut campur dengan agama masing-masing. Kita selalu bisa memberi ruang satu sama lain untuk melakukan ibadah dan hebatnya, Agnes selalu menghargai agama saya. Ini yang membuat saya kagum dengannya, meski kami berbeda, dia selalu menunjukkan bahwa kami bisa brsama sebagai teman baik.

Kesuksesannya kini

Dengan kebaikan hatinya, dan kelembutannya sekarang Agnes sudah menjadi seorang guru di sekolah PAUD dan TK. Tak pernah menyangka kalau dia bisa sesabar itu menghadapi anak-anak, dan memang menurutku posisi itu cocok buat dia. Pribadinya masih sama seperti dahulu yang taat terhadap agamanya, dan masih sama kelembutannya pasti bisa membuat anak-anak menjadi nyaman. Agnes kini menjadi wanita yang cantik. Parasnya memang sudah terlihat cantik sejak SMP, namun sekarang lebih cantik lagi tentunya.

aktivitas Agnes kini

Doa dan harapan untuknya

Setelah sekian lama tidak berjumpa, semoga saya masih diberikan kesempatan untuk bersilaturahmi dengan Agnes. Kerinduan masa kecil, seakan menjadi alasan yang tepat untuk bertemu. Beberapa hari lalu, saya berkomunikasi dengannya dan tentunya banyak sekali harapan dan doa untuknya. Yang paling penting, semoga Agnes segera dipertemukan dengan jodohnya, so, kita bisa reunion saat acara bahagianya.

Pesan untuk Agnes, semoga dia membacanya, “Nes, jangan pernah lupakan aku ya… jika di masa lalu terdapat kesalahan yang disengaja ataupun tidak, yang membuatmu tersinggung ataupun marah, dari lubuk hati yang paling dalam aku mohon maaf. Semoga kita bisa bertemu kembali ”

You may also like

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *