Perhatian, berikut ini yang harus diperhatikan saat memilih Sufor

ASI memang makanan pertaman dan terpenting untuk si kecil. Namun, bagi sebagian ibu yang tidak dapat menyusui dan memberikan ASI untuk anaknya pasti akan memilih opsi untuk memberikan sufor sebagai tambahan nutrisi untuk si kecil.

Nah, pasti banyak yang sudah sering dengar juga kan tentang mom war ASI VS Sufor ini. Eh tapi kali ini saya tak mau bahas war itu dulu deh. Karena saya tau bagaimana rasanya menyusui dan bagaimana bingungnya untuk mencari sufor yang cocok untuk si kecil juga. Jadi kalo ditanya pro ASI atau Sufor, jawab saya ya Pro dua-duanya, karena anak saya minum keduanya.

Saya mau sedikit shared untuk para ibu yang galau bila ASI sudah tidak dapat dimaksimalkan atau emang ASI tidak keluar dan terpaksa harus memakai Sufor, gak usah khawatir, bismillah semoga anak selalu diberi kesehatan dan sebelum memilih susu pertumbuhan yang tepat silakan baca dulu informasi di bawah ini ya.

susu ini cocok gak ya ?

Hal-hal yang harus diperhatikan saat memilih susu pertumbuhan untuk si kecil antara lain :

Lihat kandungan gizinya

Sebelum memutuskan untuk memberikan susu formula, pastinya para ibu sudah harus mengetahui kandungan gizi yang ada di dalam susu tersebut. Kandungan gizi biasanya dapat dilihat di pinggiran kardus sufor. Cari kandungan gizi paling lengkap karena jika sufor ini digunakan sebagai pengganti ASI, kita sudah tau kandungan gizinya.

Selai itu, cara pembuatan sufor juga harus diperhatikan supaya kandungan gizinya tidak hilang. Untuk cara pembuataan juga bisa diihat pada kardus. Penting untuk diperhatikan juga takaran dalam membuat harus disesuaikan. Jangan membuat yang tidak sesuai takaran, karena nanti akan menimbulkan efek pada si kecil. Misalnya susu dibuat agak kental, belum tentu perut si kecil bisa tahan dengan takaran itu, salah takaran bisa mengakibatkan gangguan pencernaan pada si kecil karena sufor tidak sama dengan ASI.

Lihat tanggal kadaluarsa

Perlu banget dipantengin tanggal kadaluarsa karena banyak nih kasus ibu-ibu yang tergiur oleh diskon tetapi tidak dilihat lagi tanggal kadaluarsa susu tersebut. Pilih sufor dengan tanggal kadaluarsa yang masih jauh. Semakin dekat dengan tanggal kadaluarsa sebaiknya jangan diminumkan si kecil. Kadang ada sufor yang menjadi padat karena mendekati tanggal kadaluarsa.

Pilih sesuai kebutuhan

Pengalaman saya berganti-ganti sufor mengajarkan saya bahwa untuk membeli sufor sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan si kecil. Tak perlu beli yang mahal karena belum tentu yang mahal bisa cocok dan memenuhi kebutuhan si kecil.

Saya sudah mencoba dari merk susu yang mahal sampai dengan yang harganya biasa saja. Ternyata memang harus disesuaikan dengan perut si kecil. Ketika beli merk yang mahal misalnya, anak saya justru malah mengalami gangguan pencernaan seperti embelit atau pun diare. Jadi harga bukan patokannya ya bu ibu.

Anak saya malah cocok dan pencernaannya aman ketika minum susu formula , merk SGM Soya. Karena memang ada bakat alergi pada anak saya jadi harus minum sufor itu.  Tentunya memang ini sesuai kebutuhannya. Jika anak ada alergi susu ya jangan dipaksakan untuk minum susu dengan kandungan protein hewani, malah akan berakibat fatal pada alerginya. Untuk mendapatkan informasi lebih jelas mengenai susu SGM ini biasanya saya mengunjungi website SGM.

Baca juga : SGM Eksplor Dukung Potensi si Kecil Menjadi Anak Generasi Maju dengan Nutrisi dan Edukasi

Memang susah sush gampang sih kalau memilih sufor itu. Harus dengan sabar dan tidak boleh gegabah. Harus ada waktu untuk mengamati apakah cocok dengan pencernaan si kecil atau tidak.  Dan tip untuk para ibu yang sedang mencoba memberikan sufor, belilah sufor dengan kemasan paling kecil saat masa percobaan biar tidak mubazir jika ternyata tidak cocok untuk anak Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.