Belajar Pemrograman Yes or Not ?

Sebelum terlalu jauh membahas dunia Teknologi dan Informatika yang sangat saya gandrungi, saya ingin membuka wawasan para teman-teman pembaca tentang belajar pemrograman. Mulai dari enak sampai gak enaknya. Semoga sharing saya nanti dapat bermanfaat.

Supaya gampang nyantol ilmunya, usahakan membersihkan hati dan pikiran sebelum membaca ini, karena akan memakan banyak space ruang kosong di memory kepala. Stay rileks dan baca doa dulu ya biar gak puyeng di tengah jalan.

Kenapa belajar Pemrograman ?

Latar belakang pendidikan saya memang tidak jauh-jauh dari duniat informatika. Meskipun  saya kuliah di jurusan teknik telekomunikasi, tetapi sebagian besar materi pelajaran sangat erat kaitannya dengan perkembangan teknologi informatika.

Awalnya merasa sedikit menyesal karena merasa memilih jurusan kuliah yang kurang tepat. Merasa kurang bisa beradaptasi dengan materi kuliah yang belum pernah saya dapatkan di SMA. Boro-boro belajar pemrograman, pegang komputer aja waktu itu takut karena belum terbiasa. Maklum ya, saya sekolah SMA di kota pelosok yaitu Ponorogo yang saat tahun 2005 itu pelajaran komputer diajarkan hanya di kelas 3 SMA saja.

Ingat banget setiap kuliah di mata kuliah pemrograman dasar dan web design saya selalu merasa gemeteran dan demam. Betapa tidak, nyalain komputer aja gak masih bingung, gimana mau belajar coding / pemrograman (sedih sampai akhirnya dapat nilai C di mata kuliah ini).

Karena latar belakang nilai yang miris dan IPK 2 koma membuat saya seperti dendam positif terhadap mata kuliah yang berbau coding dan IT. Dari situ saya bertekat untuk tidak mau kalah dengan teman-teman saya lainnya.  Mulailah kegilaan saya terhadap IT ini dengan belajat secara otodidak.

Apa Pemrograman itu ?

Pemrograman itu adalah proses suatu langkah untuk menyelesaikan masalah secara sistematis. Pemrograman yang kita bahas disini adalah bagaimana menterjemahkan ide atau pikiran manusia menjadi barisan kode yang dipahami oleh komputer. Step-step dari pemrograman banyak ya, mulai dari menyusun ide yang berbentuk diagram alir (flowchart), sampai dengan penerjemahan source code yang akan di eksekusi oleh komputer.

Baca juga :  Cerita wanita dan update Informasi

Eits, jangan pusing dulu ya ini baru pemanasan.

Masih bingung ?

Intinya pemrograman itu  bisa dikatakan nyuruh komputer melakukan sesuatu yang kita inginkan, dan komunikasi kita itu dengan cara membrikan input kode-kode yang dijalankan di sistem komputasi.

Nah, biar tambah semangat rasa ingin belajarnya, saya kasih tau apa keunggulan belajar pemrograman.

Kaian udah pada tau aplikasi di smart phone kan ya, itu semua adalah hasil dari pemrograman. Halaman website yang keren-keren serta aplikasi belanja online kita saat ini juga hasil dari pemrograman. Bisa dibayangkan dong, kalo gak ada yang bisa pemrograman, kita tak akan berkembang sehebat dan secanggih sekarang. Semua aplikasi diciptakan semata-mata untuk memudahkan manusia.

Yang lebih keren lagi, jaman sekarang udah marak banget tentang IOT (Internet of things), maksudnya semua kan dikontrol hanya dengan akses internet. Saat ini sudah banyak yang bisa matiin lampu dengan hanya tekan HP, kunci pagar rumah dengan tekan HP, dan masih banyak kedahsyatan teknologi lainnya yang dihasilkan dari pemrograman.

Siapa Programmer itu ?

Programmer adalah mereka yang menulis rogram dengan bahasa pemroggraman tertentu untuk menyelesaikan masalah. Bahasa pemrograman adalah bahasa yang digunakan untuk menterjemahkan ide atau maslaah kedalam komputer. Contoh bahasa pemrograman adalah HTML untuk membuat website., dann masih banyak yang lainnya.

contoh source code

Lalu siapa saja yang bisa jadi programmer ? apakah semua orang bisa jadi seorang programmer.

Semua orang bisa menjadi seorang programmer. Tanpa pandang umur atau gender. Yang penting ketelatenan dan semangat pantang menyerah untuk belajar dan menyelesaikan masalah. Karena hakikatnya seorang programmer adalah menyelesaikan masalah untuk menghasilkan suatu karya.

Enaknya jadi programmaer apa sih kak ? pasti banyak yang bertanya-tanya seperti itu. Saya secara pribadi merasakan setelah bergelut menjadi seorang programmer saya menjadi lebih sabar dan pastinya bisa banyak menghasilkan karya aplikasi. Suatu kebanggaan tersendiri jika membuat suatu aplikasi yang bisa bermanfaat dan dipakai banyak orang.

Baca juga :  Butuh Handphone Canggih, Pilih Lenovo Moto E3 Power

baca juga : Inspure : Security Fingerprint Khusus untuk Motor

Lalu gak enaknya jadi programmer apa ya ? kan setiap profesi atau pekerjaan juga ada resikonya. Secara garis besar, tidak enaknya menjadi programmer adalah kurang tidur. Karena akan banyak sekali menyita waktu jika program yang kita bikin sedang error. Siap-siap sering begadang ya, meski ada sebagian orang sudah bisa mendisiplinkan dirinya untuk pekerjaan ini.

Gimana ?

Masih tertarik untuk belajar pemrogramman atau bahkan menjadi seorang programmer ?

Sekian sharing saya, semoga bermanfaat dan semakin menambah semangat untuk para calon programmer sukses di negri ini.

 

Salam Coding penuh cinta

 

3 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.