Management waktu untuk Ibu bekerja

Tulisan ini semacam curhatan saya karena semua yang disini ya sesuai dengan pengalaman sebagai seorang ibu bekerja. Bagi seorang ibu yang bekerja ataupun mempunyai aktifitas di luar aktivitas domestik maka hal terpenting yang harus diperhatikan adalah management waktu.

Saat single dan sebelum mempunyai anak, saya sudah terbiasa dengan pekerjaan di luar rumah. Saya adalah seorang karyawan swasta di salah satu perusahaan di bidang Telekomunikasi. Kerja di conter pulsa ya mbak ? hehehhe… bukan, saya kerja di perusahaan yang mengatur dan memastikan HP semua orang dapat menerima sinyal dengan baik jadi bisa dipakai untuk internetan, main sosmed dan watshappan.

Saya bekerja setiap hari senin sampai jumat mulai pukul 9.30 sampai dengan 18.00 WIB, ditambah perjalanannya sejam lah. Awal masuk kerja saat setelah mempunyai si kecil rasanya kepingin nangis terus karena merasa waktu sama si kecil yang sangat kurang. Tetapi ya mau gimana lagi ya, saya masih harus bekerja untuk menyelesaikana tanggungan ekonomi demi kehidupan yang lebih baik.

baca juga: Berlibur Ala Working Mom

Sejak saat itu saya belajar untuk bagaimana management waktu yang benar supaya saya dapat mengoptimalkan 24 jam dalam sehari untuk keluarga dan pekerjaan. Kuncinya memang harus dibiasakan untuk tepat waktu dan fokus dalam mengerjakan semua aktivitas.

Optimalkan pagi hari dengan cinta

Sebelum berangkat ke kantor saya mempunyai banyak aktivitas yang harus diselesaikan yaitu memasak, memandikan anak, dan tentunya bermain sebentar memanfaatkan waktu sebelum berangkat kerja bersama anak.

Jam 5 pagi saya harus bergegas ke dapur untuk memulai aktivitas memasak menu-menu favorit suami dan anak. Kemudian setelah si kecil bangun, saya harus siap untuk menyambutnya dan bermain sebentar dengannya. Aktivias menyenangkan sampai saat memandikan selalu ingin saya lakukan karena saat itu adalah bounding yang tepat bersama si kecil.

Baca juga :  Simply Bed Hadir untuk Menjamin Kualitas Tidur yang Lebih Baik

Karena waktu saya yang sangat kurang untuk si kecil, jadi saya memanfatkan pagi hari secara optimal untuk menumbuhkan cinta si kecil. Dan setiap menjelang malam hari dengan bounding kuat supaya kami tetap dekat meski dengan waktu yang singkat.

Fokus selesaikan apa yang telah dimulai

Fokus menjadi salah satu yang harus dijaga dan selalu dilatih agar semua kegiatan selesai tepat waktu dan mendapatkan hasil yang maksimal. Untuk menjaga fokus dapat dilakukan dengan meminimalisisr penggunaan gadget dan internet. Jadi penggunaannya harus benar-benar saat penting bukan hanya sekedar ngobrol ataupun mainan sosmed. Dengan begitu fokus akan terjaga dan apa yang kita lakukan akan segera selesai tepat waktu.

Jangan lupa bahagia

Semua aktivitas seberat apapun akan terasa ringan jika dilakukan dengan bahagia. Sesibuk apapun dan sepadat apapun kegiatan akan terasa ringan jika saya sedang bahagia. Kebayang kan jika lagi sibuk, capek tambah lagi bad mood, pasti rasanya udah pengen tenggelam aja ke air atau terbang aja ke langit hehe. Jadi mengatur mood dan emosi itu juga salah satu faktor yang harus dijaga oleh seorang ibu bekerja. Karena tak jarang banyak dari kita, khususnya emak-emak yang moodnya selalu gak karuan saat badan capek.

baca juga : Ubah emosi jadi prestasi

Jadi menurut saya selain management waktu yang bagus, fokus dan menjaga emosi itu adalah faktor terpenting ibu bekerja untuk memanagement dirinya sendiri dan untuk keluarganya.

Artikel ini merupakan artikel untuk post triger dari tulisan mba Yurma  yaitu\ Manajemen Ibu Bekerja, Perlukah? dan tentunya ada beberpa tulisan lain yang tak kalah seru untuk dibaca. 

Baca juga :  Bingung Jual Barang Pre-loved Dimana ? Carousell Solusinya.

6 comments

  1. You are super mom! Serius! Jam 5 pagi masuk dapur itu luar biasa sekali, masih sempat bermain dengan si kecil, kemudian bersiap-siap ke kantor … luar biasa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.