Pengalaman ikut kuliah online di Ibu Profesional

Pengalaman ikut kuliah online di Ibu Profesional

Ibu Profesional adalah forum belajar untuk ibu dan calon ibu untuk meningkatkan kualitas diri untuk menjadi lebih baik. Cara belajar di Ibu Profesional ini terdiri dari beberapa kelas sesuai dengan tahapannya. Untuk pertama kalinya saya mengikuti kelas level awal yaitu kelas Matrikulasi. Karena menurut saya pengalaman ikut kuliah online di Ibu Profesional itu penting, jadi saya berniat shared pengalaman disini.

Supaya ibu atau calon ibu yang kemaren telat daftar ataupun gak bisa ikut karena kuota pendaftaran yang udah full dalam jangka waktu 1.5 jam masih tetep bisa belajar bersama saya lewat sharing pengalaman ini.

Sebelumnya saya akan bercerita sedikit tentang apa itu Kelas Matrikulasi.

Program Matrikulasi adalah program persiapan untuk ibu dan calon ibu yang akan bergabung mengikuti komunitas Ibu Profesional. Kelas matrikulasi ini bertujuan untuk pengenalan dan membuka wawasan para peserta. Di kelas ini nantinya akan ada Nice Homework atau biasanya disingkat NHW. Menurut jadwalnya, kelas ini akan dilakukan selama 9 minggu, Dan yang buat saya excited adalah kelasnya dilakukan secara virtual lewat online Whatsapp grup.

Matrikulasi Ibu Profesional

baca juga :5 Ciri Mama Millennia Jaman Now, Apakah Anda Termasuk dalam Kategorinya ?

Jujur ini pengalaman pertama saya melakukan kelas online di Grup WA. Kelas online yang saya jalani ini tidaklah sama dengan kebanyakan kulwap (kuliah whatsapp) yang pintas seperti yang sering ada. Kuliah online versi Ibu Profesional di kelas matrikulasi ini didesign sangat teratur.

  1. Adanya jadwal jam kuliah

Seperti kuliah pada umumnya, kulian online di grup WA ini juga memiliki jadwal. Karena di dalam kelas ada sekitar 25-30 pesrta, maka penentuan jadwa di kelas kita lakukan dengan persetujuan semua pihak.

Baca juga :  Yuk rayakan serunya Ngidam bersama SGM Bunda.

Jadwal jam belajar ditentukan dari banyaknya yang siap online di dalam satu hari. Karena di grup saya ini sepertinya banyak yang sibuk kerja termasuk saya sendiri, jadi kelas diadakan setiap jam 20.00-21.00 WIB

Sebelum belajar harus pastikan si kecil tidur dengan nyaman agar bisa konsentrasi maksimal

Awalnya saya seneng dapet jadwa yang sesuai, karena dalam pikiran saya, jam segitu saya sudah pulang kerja dan anak sudah tidur, jadi saya bisa fokus belajar. Tetapi ya dalam kenyataannya, luar biasa sekali godaan selalu saja ada. Memang ya jika seseorang ingin naik kelas dan memantaskan diri dengan belajar pasti ada aja halangan dan godaannya.

Seminggu ini saya merasa belum dapat mengikuti kelas secara optimal, karena saat sudah pulang kerja ternyata anak belum tidur, masih pingin main sama mamanya. Alhasil saya mengikuti kelas dan membaca dengan seksama setelah jam 22.00 ke atas. Dan tentunya member udah banyak yang offline.

Semoga kedepan saya bisa lebih aktif mengikuti kelas dan bisa menyelesaikan semua tugas NHW dengan baik.

  1. Tugas yang menantang

Kelas matrikulasi semakin seru karena setelah mendapatkan materi, juga akan diikuti dengan tugas NHW (Nice Homework). Tentunya ini menjadi tantangan tersendiri untuk saya. Disaat saya sibuk dengan kegiatan seorang ibu dan sebagai pekerja saya juga harus meluangkan waktu untuk mengerjakan tugas NHW. Dari sini saya akan banyak belajar tentang prioritas dan management waktu pastinya.

  1. Peraturan diciptakan untuk ditaati

Dalam sebuah kelas pasti juga akan ada peraturan supaya semua anggota grup merasa nyaman. Jadi dikelas sudah di shared COC (code of conduct) yaitupedman berperilaku.jadi semacam buku panduan apa yang harus dilakukan dan tidak boleh dilakukan untuk semua peserta. Mirip kode etik yang harus diperhatikan lah intinya.

  1. Teman yang semangat

Faktor pendukung suksesnya suatu kelas itu menurut saya ya teman-teman di dalamnnya. Saya merasa bahagia bisa berkenalan dengan ibu-ibu hebat yang penuh semangat dalam mengikuti kuliah online ini.

Baca juga :  7 Manfaat Pentingnya Bermain Outdoor bersama Anak

Contohnya aja nih kemaren diberi tugas edit foto pake framenya matrikulasi. Ya ampun saya merasa bahagia berada di lingkaran orang yang mau berusaha. Teman-teman sangat semangat edit fotonya, sampek ada yang kasih tutorial edit foto. Demi untuk memudahkan anggota lainnya. Karena prinsip kita semoga bisa lulus kelas matrikulasi ini bersama.

Foto makin cantik dengan frame dari Ibu Profesional ini

Lalu pengalaman mencoba aplikasi google classroom. Saya yakin untuk ibu-ibu yang tak terbiasa pasti menganggap ini susah, karena Google classroom sangat baru buat kita sebagai ibu-ibu. Tetapi untungnya tean-teman 1 kelas sangat kompak dan mau mengajari dengan sabar sambil kasih contoh supaya teman yang lain bisa mempraktekan juga.

Selain itu juga, ketika ada tugas NHW trial di Google classroom. Ada aja teman yang mengingatkan untuk segera dikerjakan. Kata pepatah, jika bergaul dengan penjual minyak wangi kita juga akan ikut wangi. Semoga teman-teman yang semangat ini menjadi teman seperjuangan untuk menjadi lebih baik.

baca juga : Wahai Ayah, Sayangilah Anak-anakmu.

  1. Ilmu kehidupan yang diajarkan.

Ketertarikan saya untuk mengikuti IIP ini adalah karena saya ingin belajar mengenai bagaimana cara menjadi ibu yang dapat menempatkan diri dimanapun. Menjadi ibu yang baik bagi anak-anak sekaligus menjadi partner hidup menuju sukss bersama suami.

Dalam bayangan saya materi yang akan diajarkan di kuliah Ibu Profesional ini akan menjadi ilmu kehidupan yang sangat berguna. Karena sangat sulit ditemukan sekolah formal untuk ibu-ibu jadi saya memilih belajar di Ibu Profesional.

Itulah sharing pengalaman saya setelah seminggu mengikuti kelas online Ibu Profesional di kelas Matrikulasi. Masih akan ada banyak cerita lagi dan masih akan ada banyak tugas lagi untuk menjadi ibu yang lebih baik.

Semoga saya bisa terus semangat dan konsisten dalam mengikuti kelas online Ibu Profesional.

 

Baca juga :  Bunda, Lakukan 4 hal ini agar anak terhindar dari Bullying

 

2 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.