Ubah emosi jadi prestasi

Salam bahagia untuk para pembaca semuanya, apakah hari ini Anda bahagia ? atau sedang diliputi rasa emosi dan kemarahan ?.

 

Eh, ternyata terkadang jika kita marah atau sedang emosi, energi kita sering berlebihan ya. Pernah merasakan juga tidak ?

Karena usut punya usut, jika kita marah itu bisa menyebabkan bahaya untuk tubuh kita sendiri. Ketika seseorang marah, pasti tekanan darahnya akan naik dan akan menyebabkan ketegangan pada otot dan saraf. Apabila kondisi ini terus menerut terjadi, maka tak menutup kemungkinan jika saraf atau oto ada yang rusak bahkan patah.

Emosi pasti mengeluarkan energi berlebihan

Sangat benar sekali jika sebaiknya kita jangan sering marah-marah ya,, selain bisa berbahaya untuk kesehatan juga tidak sedap dipandang. Karena raut wajah orang yang marah pasti mencerminkan aura negatif yang tidak baik untuk sekitarnya.

Tetapi, pasti seorang manusia tidak bisa menghindari rasa marah ini, karena ya emang ini sifat manusiawi. Namun kita bisa kog merubah energi emosi ini jadi energi positif yang dapat menjadikan sebuah prestasi.

baca juga : Rahasia Working Mom supaya bisa Live To The Max

Sedikit cerita ya, saya pernah dinyinyirin sesama blogger juga dan jujur saya emosi saat itu. Marah pasti lah ya, karena hati siapa yang tak dongkol jika dikatain blogger abal-abal. Padahal saya sudah berusaha berproses di dunia blogging ini. Memang saya masih baru, dan belum bertahun-tahun seperti mbak itu (nama tak disebutkan karena bisa jadi masalah nantinya). Tetapi saya selalu semangat saya belajar memperbaiki tulisan dan karya saya.

Ada juga yang menyinyir jika saya Cuma blogger event aja. Rajinnya nulis hanya pas ada event aja. Tetapi padahal kenyataannya saya gak seperti itu loh.

Mangkel ? iya pasti,

Ini ekspresi ku saat dinyinyirin

Tetapi setelah berfikir ulang, dari pada saya terus-terusan mangkel, mendingan  energinya saya salurkan untuk hal-hal positif. Ini jadinya seperti dendam positif ya, saya benar-benar ingin membuktikan jika saya ini bukan blogger abal-abal dan ini malah jadi pemacu semangat saya untuk terus menggali potensi diri saya untuk prestasi ngeblog saya.

 

Saya ucapkan terima kasih kepada mba yang pernah nyinyirin saya. Karena dari rasa mangkel itu saya menjadi terus semangat untuk mencapai prestasi di dunia blogging ini.

baca juga : Mustahil Akur dengan Mertua, ? Lakukan 3 Hal Ini Agar Hubungan Semakin Harmonis

Selain merubah emosi menjadi prestasi seperti yang saya lakukan tersebut, Anda dapat melakukan 5 hal ini untuk menghindari marah atau emosi.

  1. Senyum

Hal yang paling efektif untuk menghilangkan rasa marah adalah tersenyum. Senyum selain membuat bahagia, juga akan membuat saraf dan otot menjadi lebih rileks. Tersenyumlah sebelum engkau dilarang tersenyum. Memang tersenyum saat marah itu sulit. Tetapi apakah kalian mampu menerima tantangan dari saya, jika marah tersenyumlah maka marah dan emosimu pun akan reda.

  1. Tidur

Biasanya jika emosi sedang tinggi dan mood lagi tidak karuan, saya merilekkan badan dengan tidur. Menurutku ini juga bisa jadi terapi yang efektif untuk menghilangkan emosi. Selain badan rileks, setelah bangun tidur marahnya jadi hilang karena terkadang sudah lupa hahaha. Apalagi jika marahan sama pasangan pas bangun tidur pasti sudah hilang emosinya.

  1. Pergi / meninggalkan hal yang membuat marah

Saya adalah tipe orang yang lebih menghindari keributan atau kekacauan saat marah. Selain merugikan, tindak kekerasan atau emosi yang terlalu diluapkan dengan kata-kata itu seringkali akan membuat masalah baru dan lebih menyakiti orang lain. Untuk itu jika sedang marah biasanya saya menghindar atau pergi demi untuk membuat keadaan menjadi lebih baik.

Jika sedang cekcok pendapat bersama suami nih, tak jarang saya meninggalkan dia sebentar demi untuk menjaga supaya emosi saya tidak saya luapkan dengan kata-kata atau tindakan kasar. Menurut saya ini efektif untuk mengurangi rasa kemarahan juga.

ekspresi saat menghindari kemarahan
  1. Diam untuk menghindari kata-kata kotor

Sejalan dengan no 3 biasanya saya juga diam untuk menghindari luapan emosi dengan kata-kata kotor dan kalimat yang menyakiti orang lain

  1. Tarik nafas panjang

Rileks dapat dilakukan juga dengan tarik nafas panjang. Jika sednag emosi, cara ini juga efektif untuk meredam amarah kita. Karena dengan suplay oksigen yang banyak didalam tubuh kita, ketegangan otot dan saraf juga akan mereda.

baca juga : Resolusi Tangguh untuk Tahun 2018.

Seperti yang ada di hadist nabi, bahwa jika marah maka duduklah, jika masih marah maka berbaringlah.  Karena memang hal ini adalah untuk merilekskan otot dan saraf ynag tegang saat marah.

 

Nah, langkah-langkah di ats adalah yang biasanya saya lakukan untuk mengatasi emosi dan kemarahan. Bagaimana dengan Anda ? Apa saja yang biasanya dilakukan saat dan untuk mengurangi kemarahan ? jangan sungkan untuk tinggalkan komentar ya.

 

Big Love

Ike Yuliastuti

 

You may also like

8 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *