Seimbangkan hidup dengan bersyukur

 

Naik turunnya kehidupan itu merupakan hal yang wajar. Sedih dan senang pun menjadi seperti dua belah mata uang yang sewaktu waktu bisa terbalik dan bisa kita rasakan dalam perjalanan hidup ini. Kebahagiaan yang dirasakan dalam kehidupan merupakan campuran dari semua step roda kehidupan.

Pasti kalian juga sering merasakan hari ini senang, besok tiba-tiba sedih dan ada musibah. Tetapi yang harus dilakukan oleh setiap manusia adalah siap menjalani semua tahapan kehidupan tersebut baik senang, sedih, kaya atau pun miskin.

 

Saya ingin sedikit curhat, semoga cerita saya dapat menginspirasi dan dapat memberikan semangat hidup untuk yang lainnya. Saya selalu berusaha untuk bersyukur untuk menyeimbangkan hidup saya.

 

Dua tahun lalu saya mengalami titik rendah dalam hidup yakni kehilangan calon bayi kembar saya. Sedih ? pasti. Bahkan sampai saat ini rasa bersalah itu selalu ada dalam diri saya. Entah sampai kapan saya dapat memaafkan diri saya sendiri untuk musibah tersebut. Saya merasa menjadi orang tua yang tidak mampu untuk diberikan amanah menjaga anak sampai-sampai Allah mengambil amanah itu kembali.

Down.. terpuruk… kondisi psikologis yang paling buruk yang saya rasakan saat itu. Salah apa yang membuat Allah mengambil amanahnya kembali ? saya salah apa sehingga allah tidak percaya kepada saya ?

baca juga : Ubah emosi jadi prestasi

Pikiran-pikiran itu selalu saja membayangi saya dan akhirnya setelah hampir 4 bulan saya hanya bisa pasrah. Meski saya menangis setiap hari, tetap saja yang terjadi tak akan bisa kembali. Saya mulai mendengarkan suami yang terus menasihati supaya pasrah dan ikhlas. Dan akhirnya perlahan saya mulai ikhlas.

Benar kata pepatah, badai pasti berlalu. Setelah hujan pasti akan ada keindahan pelangi. Sungguh seperti mimpi, akhirnya setelah saya pasrah, Allah memberikan kesempatan untuk saya dan alhamdulillah saya hamil dan melahirkan anak yang sehat. Kebahagiaan luar biasa pastinya. Dan rasa syukur itu akan membuat nikmat menjadi berlipat.

Bersyukur adalah kunci untuk bisa kuat 

Lain cerita, lain pula maknanya. Saya sedikit sharing juga tentang bagaimana saya menyemangati adik kandung saya yang sekarang ini sedang diuji dengan musibah dari Allah.

Menjelang Lebaran 2017 kemaren, adik kandung saya mengalami kecelakaan yang parah. Mobil avanza melindasnya dalam suatu kecelakaan beruntun yang mengakibatkan 4 tulang belakangnya patah. Tak hanya tulangnya, saraf di tulang belakang yang berhubungan dengan bagian pinggang kebawah sampai kaki sepertinya juga mengalami masalah. Selain itu paha kanannya juga patah.

Saat ini masih terus dalam perawatan dokter setelah 3 bulan menginap dirumah sakit untuk operasi dan pasca penyembuhannya. Namun sampai saat ini adik saya belum bisa menggerakkan kakinya, untuk buang air besar dan buang air kecil juga tidak terasa ucapnya. Serasa mati sebagian tubuhnya.

Sedih ? pastinya kita sekeluarga merasakannya. Tetapi kembali lagi, jika ini takdir yang harus dilalui. Kita tak bisa mengelaknya memang. Untuk menyemangati adik saya supaya semangat hidup hanya dengan satu cara. Mengingatkannya untuk terus bersyukur.

Terus bersyukur karena masih diijinkan bernafas,

Terus bersyukur karena masih diberi kesempatan hidup dan memperbaiki diri.

Terus bersyukur karena dibalik rasa sakit itu, tuhan akan mengampuni dosanya.

Terus bersyukur untuk selalu dekat dengan Allah.

Terus bersyukur supaya kondisi tubuhnya semakin membaik.

 

baca juga7 kunci sukses menghadiri acara reuni

Hanya kalimat-kalimat ini yang terus saya doktrin untuk adik saya, semoga dia sanggup melalui ujian ini.  Karena saya masih yakin, jika Allah berkehendak, maka semua akan terjadi. Dan saya masih yakin jika Allah masih mempunyai takdir baik untuk adik saya.

Bahagia, kesedihan, musibah, rejeki, semuanya adalah jalan kehidupan yang harus dilalui.

Jadikan rasa syukur sebagai kunci menghadapi semua kondisi tersebut.

 

Untuk semua yang membaca ini, mohon doanya untuk adik saya, semoga dia sanggup melalui ini dengan tetap bersyukur. Semoga doa baniknya juga akan kembali kepada masing-masing.

 

2 comments

  1. Tetap kuat untuk terus memberikan kekuatan buat adik Mbak Ike… semoga penyembuhan berjalan lancar, dan bisa pulih kembali. Amiiin

    Satu lagi rasa syukur buat adik Mbak Ike, punya kakak dan keluarga yang kuat yang akan selalu support apapun keadaannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.