Punya Suami Lebih Muda, Ini kelebihan dan resikonya.

Jodoh itu sudah ada yang mengatur.

Emang bener banget statement itu, dengan siapa kita berjodoh sudah diatur. Tapi pasti semua orang menginginkan jodoh yang terbaik untuk dirinya. Namun, bagaimanapun jodoh kita, pastinya harus diterima dan dicintai seutuhnya. Mau kaya, miskin, mau tinggi atau pendek, mau tua atau muda, mau gemuk atau kurus (fisik banget sih ) semuanya pasti akan bahagia pada masanya. Tinggal bagaimana menyikapi dan menerima siapa jodoh kita.

Saya mau sedikit shared pengalaman pribadi nih, tentang punya suami lebih muda. Tentunya akan banyak sekali cerita baik kelebihan maupun resiko punya suami brondong (suami lebih muda). Semoga cerita saya ini tidak menyurutkan niat para gadis yang akan menikah namun suaminya lebih muda. O

Tak pernah terbayangkan di pikiran saya untuk mempunyai suami yang lebih muda. Tetapi apa daya, jodoh saya sudah ditakdirkan dengan Dia si ganteng yang masih unyu-unyu.

genggam tanganku erat ya mas… jangan pernah dilepaskan

Siapa pun jodoh kita, yang menentukan kita bahagia atau tidak adalah dari sikap terhadap pasangannya. Jadi ini adalah  kelebihan dan kekurangan memiliki pasangan yang lebih muda

Kelebihan

  1. Awet muda

Siapa sih yang gak mau dibilang awet muda. Salah satu cara cepat nan mudah agar terlihat lebih muda adalah dengan mempunyai suami yang lebih muda. Bagaimanapun juga kharisma laki-laki akan membawa kita mengikuti auranya yang lebih muda.

  1. Bersemangat dan adventurenya tinggi

Darah muda sepertinya selalu bersemangat. Usia yang masih fresh memberikan aura semangat dalam setiap aktivitas. Enaknya punya suami yang lebih muda itu masih suka cekikikan seperti ABG. Udah gitu masih suka adventure kemana-mana dan selalu ada hal baru. Kebayangkan serunya seperti apa. Jika tiap hari ada aja candaan, obrolan baru yang seru.

suka melancong bareng, menikmati masa muda

Udah macam pacaran masa muda lah pokoknya. Seperti saya dan suami yang kadang masih pecicilan juga. Suka touring kemana-mana tanpa tujuan dan selalu have fun meski gak punya uang haha.

baca juga : Mas, aku Kangen Liburan

  1. Teman lintas generasi

Sukanya lagi nih kalo punya suami lebih muda otomatis punya banyak teman lintas generasi yang banyak juga. Bagaimana pun teman suami juga akan menjadi teman kita. Dan yang pasti berteman dengan orang baru di jenjang usia yang berbeda akan memberikan semangat baru untuk menjadikan hidup lebih hidup.

Kekurangan

  1. Perlu bimbingan

Setiap kelebihan pasti akan dibarengi dengan kekurangan. Termasuk juga punya suami mas brondong. Jika sudah ikhlas memilih kelebihannya juga harus siap menerima kekurangannya. Paling basic menurutku yaitu jika suami lebih muda bisa jadi istri harus membimbing suami untuk menjadi lebih dewasa.

Jujur ini terjadi dihubungan saya juga. Ketika mengambil keputusan misalnya, terkadang saya harus membimbing suami agar tak salah mengambil keputusan. Karena terkadang yang muda masih suka terombang-ambing keputusannya.

  1. Emosi yang kurang stabil

Menyambung poin pertama, emosi kaum muda selalu meledak-ledak dan belum stabil. Disini sangat dibutuhkan management emosi untuk selalu membalance kan hubungan. Terkadang naik turun emosi di setiap hubungan juga menjadi penting untuk lebih merekatkan pasangan. Hanya saja perlu di kontrol dan diatur.

baca juga: Seimbangkan hidup dengan bersyukur

  1. Harus lebih sabar menghadapi

Supaya tidak sering terjadi percekcokan, maka salah satu diantara pasangan harus bisa lebih sabar. Akan lebih baik jika seorang istri lebih tunduk kepada suaminya meski ada perbedaan umur. Sikap taat, sabar seorang istri menghadapi suami akan menjadi kunci sukses hubungan.  Jangan sampai emosi menghancurkan segalanya dan merusak keindahan kemesraan hubungan suami istri.

mari melompat lebih tinggi bersama-sama ya mas brondong.

eh iya, yang sering terjadi nih kalo  punya suami lebih muda sering dikira jalan sama adek haha. Ketika kondangan banyak teman selalu komentar ike kenapa datang sama adeknya, padahal itu suamiku.. rasanya jleb..jleb banget dah.

Wow..kok curhatnya makin banyak ya hehe. Udah dulu ya, intinya sih ya yang tertera di atas itu plus minusnya.  Tapi bagaimanapun pasanganku ya dia adalah diriku. Karena kami adalah satu. Menikah membuat kami menyatukan pikiran dan hati yang terkadang berbeda. Namun rasa cinta dan sayang selalu akan menjadi pemenang.

Nah, buat temen-temen atau para jomblo yang ingin memutuskan untuk menikah, bagaimana ? mau pilih pasangan yang lebih muda atau yang lebih tua. Yang jelas apapun pilihannya, tetap pilih dengan rasa cinta agar suatu saat tidak akan ada penyesalan.