Belajar Investasi Reksadana Syariah

Beberapa hari ini saya sering berfikir tentang bagaimana masa tua nanti. Ternyata makin dipikir ada beberapa ke hal yang membuat saya cemas. Hal itu tak lain adalah masalah financial di masa tua nanti dan yang pasti juga kesehatan. Selama seminggu lebih saya merenung dan akhirnya menemukan beberapa opsi untuk mulai belajar Investasi Reksadana Syariah.

Sebelumnya jika kalian masih ragu tentang pilihan untuk menabung atau investasi bisa dibaca dulu di artikel ini, Pilih Nabung atau Investasi

Atau untuk kalian yang bingung memilih investasi dan akan belajar tentang reksadana silakan baca artikel berikut .Mari Belajar Berinvestasi

Saya merasa beruntung karena mendapatkan kesempatan untuk belajar bersama di acara #kopdarinvestarian yang diadakan oleh Manulife, karena saya dapat belajar dari awal mengenail ilmu investasi dan bagaimana memilih investasi yang benar.

Mencari Keberkahan dalam Rejeki

Rejeki itu pasti, tetapi keberkahan yang dicari. Kalimat tersebut menginspirasi saya untuk terus berusaha mencari rejeki yang halal. Termasuk dalam berinvestasi juga. Sempat terbesit dipikiran saya bagaimana jika kita ikut investasi tetapi kita tidak yakin atau bahkan tidak tau apakah hasil investasi itu halal.

Menurut salah satu hadist pun disebutkan jika, akan sangat berbahaya jika makan uang haram. Jadi jika kita berinvestasi juga harus pilih investasi yang dikelola oleh manajemen investasi yang sah serta halal. Salah satu pilihan tepat adalah mencoba Investasi Reksadana Syariah.

Syarat Investasi Reksadana Syariah

Sebelum memilih dimana harus berinvestasi, maka perlu diketahui syarat apa saja yang harus dipenuhi supaya investasi tersebut bisa dikelompokan sebagai investasi reksadana syariah.

  1. Terdapat akad dari dua belah pihak
  2. Memiliki DES (daftar efek syariah)
  3. Memiliki UPIS (unit pengelola investasi syariah)
  4. Diawasi oleh DPS (dewan pengawas syariah) dan OJK (otoritas jasa keuangan)

Manfaat Investasi Reksadana Syariah

Adapun manfaat investasi reksadana syariah ini adalah secara otomatis kita akan merasa jauh lebih tenang jika harta yang kita miliki di kelola di jalan yang benar dan dapat dipastikan hasil investasi yang halal. Selain itu sudah tidak ada lagi keraguan untuk terus berinvestasi karena jika pengelolaan investasi reksadana syariah benar, insyallah rejeki lebih barokah karena di kelola untuk kebermanfaatan umat.

Ciri Investasi Reksadana Syariah

Sebelum memilih dimana harus berinvestasi reksadana syariah terlebih dahulu kita harus mengetahui bagaimana ciri dari investasi reksadana syariah secara detail. Adapun cirinya adalah :

  1. Aman

Syarat aman menjadi factor yang sangat penting karena memang tujuan berinvestasi adalah mengamankan sebagian harta. Jangan sampai investasi yang dipilih adalah investasi yang salah dan tidak aman. Untuk memastikan bahwa investasi reksadana syariah yang kita pilih itu aman atau tidak, bisa di cek dalam daftar OJK (otoritas jasa keuangan).

Jika sudah masuk pengawasan OJK, maka bisa dikatakan investasi reksadana syariah yang dipilih aman. Selain itu, akan lebih baik lagi jika administrasi dana  dikelola oleh bank custodian.

2. Amanah

Selain keamanan, pastinya juga kita harus memilih investasi reksadana syariah yang amanah. Ciri reksadana syariah yang amanah adalah dipantau oleh UPIS (unit pengelola investasi syariah) dan diawasi oleh DPS (dewan penasihat syariah).

3. Terjangkau

Terjangkau ini maksudnya bahwa investasi reksadana syariah lebih terjangkau harganya dan dibuat tidak memberatkan nilai investasinya. Biasanya harga unit relative lebih murah dan di reksadana syariah yang dikelola oleh Manulife harga per unitnya di mulai dengan Rp. 10.000,- saja.

4. Liquid

Salah satu keuntungan investasi reksadana syariah adalah memiliki dana yang bersifat liquid / dapat dicairkan kapanpun. Ini sebagai persiapan jika ada sesuatu yang tidak diinginkan dan harus segera mencairkan dana, jadi bisa langsung digunakan kapan saja dana dari investasi reksadana syariahnya.

5. Inflasi

Yang dimaksud dengan inflasi ini adalah komponen didalam reksadana syariah yang terus mengalami inflasi, sehingga aka nada keuntungan dari tahun ke tahun.

Setelah mengetahui ciri-ciri dari investasi reksadana syariah di atas, tentunya kalian sudah dapat memilih dimana harus berinvestasi. Tetapi saya menyarankan jangan sampai gegabah atau bahkan salah pilih manager investasi. Pastikan lagi manager investasi yang dipilih benar-benar jujur serta menjamin akan kesyariahnya.

Selamat berinvestasi

2 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.